Seseorang yang mengalami kegagalan beribu-ribu kali adalah seseorang yang akan merasakan keberhasilan

hidup

Terkadang hidup memberi 100 alasan untuk menangis. Tetapi allah memberikan 1000 alasan untuk tersenyum.

Rabu, 05 November 2014

tugas ekonomi koperasi



v  PERMODALAN DALAM KOPERASI
A. Arti Modal Koperasi          
Pengertian modal koperasi adalah sejumlah dana yang akan digunakan untuk melakukan kegiatan-kegiatan atau usaha-usaha dalam koperasi. Modal koperasi ini bisa berasal dari modal sendiri maupun pinjaman anggota ataupun lembaga, maupun surat-surat hutang.
B. Sumber Modal Menurut UU No. 12 Tahun 1967 dan Menurut UU No. 25 Tahun 1992
Sumber modal menurut UU No. 12 tahun 1967 pasal 32, yaitu :
1. Modal koperasi terdiri dan dipupuk dari simpanan-simpanan, pinjaman-pinjaman, penyisihan-penyisihan hasil usahanya termasuk cadangan-cadangan dan sumber lain.
2. Simpanan anggota di dalam koperasi terdiri atas :
·            simpanan pokok;
·            simpanan wajib;
·            simpanan sukarela.
3. Simpanan sukarela dapat diterima oleh koperasi dari bukan anggota.. Sedangkan  menurut UU No. 25 tahun 1992 pasal 41, modal koperasi bersumber dari :
1. Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman.
2. Modal sendiri dapat berasal dari :
·            simpanan pokok;
·            simpanan wajib;
·            simpanan cadangan;
·            hibah.
3. Modal pinjaman dapat berasal dari :
·            anggota;
·            koperasi lainnya dan/atau anggotanya;
·            bank dan lembaga keuangan lainnya;
·            penerbitan obligasi dan surat hutang lainnya;
·            Sumber lain yang sah.
Simpanan pokok merupakan sejumlah uang yang wajib dibayarkan anggota kepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota. Besarnya simpanan pokok untuk setiap anggota sama dan tidak dapat diambil selama masih menjadi anggota koperasi.
Simpanan wajib adalah sejumlah uang tertentu yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu, misalnya setiap bulan dengan jumlah yang sama setiapbulannya. Simpana wajib ini tidak dapat diambil oleh anggota selama masih menjadi anggota koperasi.
Simpanan sukarela sama seperti simpanan diatas, tetapi dapat diambil sewaktu-waktu.
Hibah merupakan sejumlah uang atau barang modal yang dapat dinilai dengan uang yang diterima dari pihak lain yang bersifat pemberian yang tidak mengikat.
C. Distribusi Cadangan Koperasi (Cadangan Permodalan)
Dana cadangan diperoleh dan dikumpulkan dari penyisihan SHU tiap tahun, yang dimaksudkan untuk menutup kerugian dan pemupukan modal sewaktu-waktu. Posisi dana cadangan dalam sisi pasiva menunjukkan bahwa jika terjadi kerugian dengan sendirinya akan terkompensasi dengan dana cadangan, dan apabila tidak mencukupi dapat ditambah dengan simpanan. Pemupukan dana cadangan dilakukan secara terus-menerus berdasarkan presentase tertentu dari SHU. Sesuai anggaran  dasar yang ditunjuk UU No.12 tahun 1967 menentukan bahwa 25% dari SHU disisihkan untuk dana cadangan, apabila usaha tersebut berasal dari anggota. Sedangkan untuk usaha yang bukan berasal dari anggota, 60% dari SHU disisihkan untuk dana cadangan. Dilihat dari tujuan dana cadangan untuk menutup kerugian setelah mencapai sekurang-kurangnya seperlima dari jumlah koperasi. Sebelum jumlahnya mencapai tersebut, penggunaannya hanya dibatasi untuk menutup kerugian. Apabila telah melampaui, dana cadangan dapat didistribusikan untuk meningkatkan jumlah operating capital koperasi maupun perluasan usaha.

v  SISA HASIL USAHA (SHU)
Berikut ini diuraikan secara kompleks arti dari sisa hasil usaha dalam koperasi atau yang lebih dikenal dengan (SHU) koperasi. SHU Koperasi adalah sebagai selisih dari seluruh pemasukan atau penerimaan total (total revenue ) atau biasa dilambangkan (TR) dengan biaya-biaya atau biaya total (total cost) dengan lambang (TC) dalam satu tahun waktu. Lebih lanjut pembahasan mengenai pengertian koperasi bila ditinjau menurut UU No.25/1992, tentang perkoperasian, Bab IX, pasal 45 adalah sebagai berikut:
• SHU koperasi adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurang dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lain termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan.
• SHU setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi, serta digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan koperasi, sesuai dengan keputusan Rapat Anggota.
            Berikut saya lampirkan laporan keuangan dari Koperasi Jasa Marga Bhakti VIII :
-          Perhitungan Sisa Hasil Usaha
Perhitungan SHU dari ke lima unit usaha untuk tahun buku 2010-2011 diperoleh SHU setelah dikurangi beban pajak adalah seperti tertulis pada tabel 4.5.
Tabel 4.5 SHU 5 Unit Usaha
No
Uraian
SHU
Selisih


Tahun 2011          Tahun 2012
(-)
1
Unit Induk
 513.325.750          380.025.791
  133.299.959
2
Unit Simpan Pinjam
 308.815.607          272.449.060  
    36.366.547
3
Unit Pertokoan
   38.337.795            20.734.804
    17.602.991
4
UnitTempat Istirahat
 284.916.297          178.260.429
  106.655.868

         Total
1.145.395.449          851.470.084
293.925.365

Perhitungan prosentase pembagian SHU secara profesioanal kepada masing-masimg anggota dihitung berdasarkan total simpanan keaktifan anggota dalam menabung, meminjam serta berbelanja di koperasi. Perhitungan SHU pada Koperasi Jasa Marga dapat dilihat pada tabel 4,6.

               Tabel 4.6 Persentase SHU
Uraian
Dana cadangan
SHU anggota
Dana pengurus
Dana Pegawai
Dana pendidikan
Dana sosial
Dana pembangunan
Jumlah
Prosentase
35 %
45 %
  5  %
  5  %
  5  %
2,5 %
2,5 %
100 %

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan seluruh bidang usaha koperasi Jasa Marga secara umum Koperasi Jasa Marga mengalami penurunan pendapatan SHU dari tahun 2011. Namun untuk memberikan kesejahteraan kepada anggota di tahun 2012 ini Koperasi Jasa Marga memberikan berupa Dana Pendidikan yang telah dikeluarkan bulan Juli 2012.

Laporan Neraca Koperasi Jasa Marga Per 31 Desember 2012 dan 2011

                                                                              2012                                  2011
ASET
ASET Lancar
Kas dan setara kas                                          2.292.569.175                   4.271.699.526
Piutang Usaha                                                 1.954.800.718                   2.532.418.372
Persediaan                                                          330.422.371                      323.961.765
Pendapatan akan diterima                               1.524.232.088                   1.466.677.139
Pembayaran dimuka                                             56.953.257                        58.936.731
Pajak dibayar dimuka                                               925.000                      644.768.063
Pinjaman yg diberikan jatuh tempo 1 thn       4.075.553.042                   5.644.340.720      
Piutang lain-lain                                                693.361.339                 5.692.282.473
            Jumlah Aset Lancar                         10.928.816.990              20.635.084.789
Deposito                                                                              0                5.500.000.000
Penyertaan pada koperasi                                   72.466.333                2.793.970.232
Aset Tidak Lancar
Pinjaman anggota jangka panjang                10.111.624.198                4.077.052.787
Aset tetap                                                       7.029.909.462                7.494.818.595
Aset lain-lain                                                     177.056.249                                     0 
Jaminan Bank                                                    573.002.889                                     0
Jumlah Aset Tdk Lancar                  17.891.592.798              11.571.874.382
            JUMLAH ASET                              28.892.876.121              40.500.929.403

KEWAJIBAN DAN EKUITAS
Kewajiban Jangka Panjang
Utang Usaha                                                     150.671.224                   345.081.545
Utang Pajak                                                        34.537.027                   484.021.849
Utang simpanan anggota                                  274.877.740                   448.589.155
Biaya yg masih hrs dibayar                               761.183.608                   219.805.115
Utang dana bagian SHU                                   186.814.277                   311.816.215
Utang Lain-lain                                                 393.214.428                   288.946.713
Utang jatuh tempo 1 thn                              11.062.626.770                7.554.094.707
            Jumlah kewajiban Jangka Pendek   12.863.924.770                 9.652.355.299
Utang Bank                                                    7.162.214.130              20.292.141.248
            Jumalah Kewajiban Jangka Panjang 7.162.214.130               20.292.141.248
EKUITAS
Simpanan Pokok                                               3.700.468.017             6.555.483.128
Donasi                                                                    12.859.100                  12.859.100
Cadangan Umum                                              3.679.428.434             3.206.107.627
           
Cadangan tujuan resiko                                       622.411.585               517.193.552
SHU thn berjalan                                                 851.470.084               264.189.449
            Jumlah Ekuitas                                      8.866.637.220          10.556.432.856
            Jumlah Kewajiban dan Ekuitas           28.892.876.120          40.500.929.403





SUMBER       :
1.   Wiarsih Febriani, Prosedur Pengajuan Pinjaman Pada Koperasi Karyawan PT. JASA MARGA BHAKTI VIII, LAPORAN KERJA PRAKTIK, Bekasi 2013



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar